Berserah diri kepada Allah Swt

 

Ketika ditimpa masalah, umat Muslim dianjurkan untuk berkeluh kesah dan curhat kepada Allah SWT. Hal ini sebagaimana dicontohkan oleh para Nabi dan Rasul ketika sedang diterpa ujian ataupun musibah.Curhat kepada Allah SWT dapat mendatangkan solusi dan ketenteraman hati. Tidak hanya keluhan yang didengar, Allah pun akan mengabulkan setiap permintaan yang dipanjatkan oleh hamba-Nya.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: “Allah SWT turun ke langit dunia setiap sepertiga malam akir. Ia lalu berkata: “Barangsiapa yang berdoa, akan aku kabulkan. Siapa yang meminta kepadaKu akan aku ampuni hingga terbit fajar.” (HR. Bukhari Muslim)

Nabi Adam AS misalnya yang pernah curhat kepada Allah SWT meminta seorang pendamping. Akhirnya, Allah pun menghadirkan Siti Hawa sebagai pendampingnya di Surga.

Begitu penting dan istimewanya curhat kepada Allah bagi umat Muslim. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang keutamaan curhat kepada Allah selengkapnya yang bisa Anda simak.

Curhat kepada Allah adalah bagian dari mengingat-Nya. Ini bisa menjadi sebaik-baiknya ucapan dan dzikir yang dilantunkan seorang Muslim kepada Rabbnya.

Dengan curhat, seorang Muslim akan memperoleh ketenangan hati dan jiwa. Mengutip buku Syukur Pintu Menuju Bahagia karya Kartini Hilmatunnida (2018), keluh kesah yang disampaikan kepada-Nya akan menghilangkan rasa gelisah dan keraguan di jiwa.

Allah akan memenuhi segala keinginan dan keperluan hamba-Nya mulai dari rezeki, ilmu, jodoh, keturunan, kebahagiaan, kesehatan, dan lainnya. Jika sedang ditimpa masalah, Allah pun akan memberikan jalan keluarnya.

Dalam Surat Al-Baqarah ayat 186, Allah SWT berfirman: "Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku"

Oleh karena itu, hendaknya umat Muslim selalu menjadikan Allah sebagai tempat curhatnya. Sehingga, ia selalu berkeluh kesah, meminta, dan memohon pertolongan kepada-Nya.

Sebaik-baiknya curhat adalah hanya kepada Allah SWT di sepertiga malam. Hendaknya, umat Muslim menceritakan semua masalahnya kepada Allah selepas melaksanakan sholat tahajud.

Dijelaskan dalam buku Teka-Teki Mu: Jemput Luka, Jemputlah Tawa, dan Raih Cita-Nya karya Ratna Dhahita (2018), doa yang diutarakan setelah sholat tahajud sangatlah makbul. Imam Syafi’i pernah berkata: “Doa salat tahajud adalah laksana anak panah melesat dari sasarannya.”

Jadi, sampaikanlah masalah dan keinginanmu kepada Allah. Kalaupun sampai nangis tidak masalah. Anda bisa curhat seperti biasa layaknya menyampaikan keluh kesah kepada seorang teman.Awali curhatan dengan menyebut nama-nama Allah yang baik atau biasa dikenal dengan Asmaul Husna. Setelah itu, Anda bisa mengutarakan permintaan atau permohonan ampun kepada-Nya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menceritakan Tentang Diri Sendiri